Langsung ke konten utama

Hana Maulida: Sosok di Balik Gerakan Kakak Aman Indonesia, Pemenang SATU Indonesia Awards 2024


Sumber : IG Kakak Aman

“Mulai saja dari hal kecil, karena kadang yang kecil itu bisa berdampak besar.”— Hana Maulida

Masih banyak anak muda zaman sekarang cuma sibuk scroll media sosial, dan tidak melakukan hal yang produktif. Tapi tidak semua anak muda seperti itu. Masih ada anak muda ditengah kesibukannya mencari nafkah melakukan hal produktif.   

Hana Maulida, Perempuan asal Banten ini berhasil membuktikan kalau anak muda juga bisa punya kontribusi nyata buat masyarakat.

Lewat semangatnya di bidang pendidikan, Hana berhasil meraih SATU Indonesia Awards 2024 dari PT. Astra International Tbk. Hana berhasil menjadi pemenang di bidang pendidikan, yaitu mendirikan Kakak Aman Indonesia.

Sumber : SATU Indonesia Awards

Siapa Sih Hana Maulida?

Hana adalah sosok pendidik muda yang punya kepedulian besar terhadap isu perlindungan anak.

Hana tumbuh di lingkungan yang membuatnya sadar, kalau masih banyak anak-anak Indonesia yang belum tahu cara melindungi diri dari kekerasan, terutama kekerasan seksual. Hana tidak mau hanya merasa kasihan dan tidak melakukan tindakan apapun, Hana memilih untuk bergerak dan membuat perubahan lewat edukasi yang ramah anak.

Apa Kakak Aman Indonesia?

Awal tahun 2023, Hana mendirikan gerakan Kakak Aman Indonesia, sebuah komunitas yang fokus memberikan edukasi perlindungan anak sejak dini. Kakak Aman menggunakan metode yang mudah di aplikasikan ke anak anak. Di Kakak Aman Indonesia, anak-anak belajar lewat dongeng, permainan, lagu, dan cerita interaktif. Anak jadi bisa belajar soal batas tubuh dan cara bilang “tidak” dengan cara yang menyenangkan. Tidak hanya untuk anak-anak, Kakak Aman juga mengadakan pelatihan untuk guru dan orang tua agar mereka bisa jadi pelindung pertama bagi anak di rumah dan sekolah.

Kenapa Hana Mendirikan Kakak Aman Indonesia?

Berawal dari rasa takut dan prihatin. Hana sering melihat berita soal kekerasan seksual pada anak, bahkan di lingkungan terdekatnya. Dari situ, Hana berpikir: “Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?” Akhirnya lahirlah semangat untuk mengubah ketakutan jadi kekuatan, dan jadilah Hana “kakak aman” bagi banyak anak Indonesia.

Hasil Perjuangan Hana

Sekarang, Kakak Aman Indonesia sudah dapat menjangkau puluhan sekolah dasar di Banten dan sekitarnya, dengan ratusan anak yang sudah ikut sesi edukasi. Kakak Aman programnya diterima dengan antusias karena dikemas seru dan penuh warna. Selain itu, Hana juga berhasil mengajak relawan muda lain buat ikut turun tangan dan membuktikan kalau kebaikan itu bisa menular!

Dampak Positif 

Dari Hana, kita belajar bahwa membuat perubahan tidak harus orang kaya, terkenal, atau punya jabatan. Cukup mulai dari sekitar kita, dari hal sederhana, dan dari hati yang tulus. Gerakan Kakak Aman jadi bukti nyata kalau pendidikan bukan cuma soal nilai rapor, tapi juga tentang membentuk anak yang berani, tangguh, dan tahu cara menjaga diri.

Sumber : SATU Indonesia Awards

Apresiasi dari PT. Astra International Tbk.

Atas perjuangannya, Hana Maulida terpilih menjadi pemenang SATU Indonesia Awards 2024 bidang Pendidikan dari Astra. Selain mendapatkan pengakuan nasional, Hana juga menerima bantuan dana pengembangan sebesar Rp65 juta, pembinaan, dan kesempatan kolaborasi dengan program sosial Astra seperti Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra. Astra menilai perjuangan Hana sejalan dengan semangat mereka: Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia.

Kegiatan Hana di Tahun 2025

Tahun 2025 Hana tidak berhenti. Ia juga sedang mengembangkan Kakak Aman melalui Digital platform online untuk edukasi perlindungan anak. Lewat video animasi, game edukatif, dan panduan buat orang tua, ia berharap semua anak Indonesia bisa belajar cara melindungi diri dengan cara yang seru dan mudah diakses. Selain itu, Hana juga sering diundang menjadi pembicara di kampus dan acara sosial untuk berbagi inspirasi tentang keberanian dan empati. 

Kisah Hana Maulida mengingatkan bahwa, satu langkah kecil bisa punya dampak besar. Melalui Kakak Aman Indonesia, Hana membuktikan bahwa anak muda bisa jadi pelindung, bukan cuma penonton.

APA2025-KSB


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Greenpeace Launching Aplikasi Panduan Haji dan Umrah Ramah Lingkungan: Green Hajj

Manggaavocado - Ummah for Earth Greenpeace Indonesia resmi melaunching Green Hajj aplikasi panduan ibadah haji dan umrah ramah lingkungan  tanggal 30 Juni 2022 di Co Hive gedung D-Lab, Jalan Riau No.1, Menteng, Jakarta Pusat.  Setelah penutupan ibadah haji selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19, tahun 2022 merupakan tahun pertama jemaah haji Indonesia bisa melaksanakan kembali ibadah haji ke tanah suci. Hal ini tentu sangat membahagiakan sekaligus menjadi pengingat untuk selalu menjaga kesehatan agar prosesi haji dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar hingga kembali ke tanah air dengan selamat dan mendapatkan haji yang mabrur. Selain masih menghadapi tantangan kesehatan seperti Covid-19 dalam prosesi haji dan umrah, ada juga tantangan besar lainnya yaitu tantangan lingkungan dan cuaca yang semakin panas akibat perubahan iklim global. Hal ini menunjukkan setidaknya dua hal kepada kita. Pertama, kita dan planet ini rentan terhadap perubahan iklim dan dapat menjadi bencana b...

Pemenang SATU Indonesia Awards ASTRA : Reza Permadi Mewujudkan Pariwisata Cerdas Atourin

                                                      Sumber foto : IG @repermadi Dari jejak kaki di gunung hingga jejak digital di dunia pariwisata, Reper membawa perubahan lewat Atourin. Reza Permadi Halim, yang akrab disapa Reper, memulai langkahnya sebagai mahasiswa Teknik Geologi Undip di tahun 2010. Selama menempuh studinya hingga lulus di tahun 2014, Reper sering mengelola beberapa tempat wisata termasuk pegunungan. Suatu hari di tahun 2014, Reper berangkat dari Jakarta dengan semangat untuk menaklukkan Gunung Semeru. Tas besar berisi perlengkapan mendaki sudah siap, begitu pula rencana perjalanan yang sudah matang.  Setibanya di Gunung Semeru, kenyataan tak sesuai harapan, jalur pendakian ternyata ditutup sementara. Reper kecewa, semua persiapannya seolah sia – sia. Namun di balik momen itu Reper menyadari satu hal, kalau saja ada platform y...