Langsung ke konten utama

Geliat UMKM di Bulan Ramadhan

Pic Ig @jne_id

Marhaban ya Ramadhan! Meskipun pandemi belum berakhir, semoga di bulan suci kali ini selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan. Bulan Ramadhan selalu membawa keberkahan bagi semua orang, mulai dari para perusahaan besar seperti transportasi, makanan, minuman dan, jasa pengiriman barang seperti JNE , hingga para UMKM seperti penjual makanan, penjual baju, sepatu, tas, mendapat berkah dengan banyaknya pembeli, bahkan sampai anak-anak yatim dan fakir miskin mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan di bulan yang penuh cinta ini dengan banyaknya umat muslim yang mengeluarkan zakat fitrah atau zakat mal.

PHK Masal

Cerita Ramadhan dimulai dari sejak virus Corona datang ke hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia, banyak sekali para pelaku usaha yang gulung tikar baik perusahaan besar, menengah maupun usaha kecil seperti UMKM. Karena banyak usaha yang tutup akhirnya terjadi pemutusan hubungan kerja atau PHK di mana-mana, termasuk perusahaan tempat kakakku bekerja mengalami goncangan berat, hingga akhirnya nama kakak ada dalam daftar PHK masal. Sejak saat itu Kakak harus putar otak untuk mencari nafkah, mencari kerja di masa pandemi gagal, akhirnya pilihan menjadi UMKM dengan mencoba berjualan baju anak, tapi tidak lama gagal, kemudian berjualan baju orang dewasa ternyata gagal juga.


Pic : dokpri & Ig


Bantuan Modal UMKM

Modal yang tersisa tidak banyak, akhirnya ada informasi bantuan pemerintah untuk para UMKM, kakak mendaftar akhirnya Alhamdulilah mendapat kucuran dana untuk usaha, uang bantuan usaha digunakan untuk menambah modal usaha. Melihat di bulan Ramadhan akan banyak penjual makanan kekinian, akhirnya di putuskan menjual keju mozarella kiloan yang dibeli dari agen lalu dijual kepara pedagang makanan yang menggunakan keju sebagai bahan membuat makanan.


Keju Mozarella


Ramadhan Membawa Berkah

Selain berjualan dengan cara dari mulut ke mulut dengan mendatangi para penjual makanan di dekat rumah, Kakak juga berjualan secara online di marketpalce - marketplace yang ada saat ini. Alhamdulilah usaha dan kerja keras tidak akan menghianati hasil, respon dari pembeli baik, awalnya hanya satu langganan, kemudian sekarang sudah banyak pelanggan, Apalagi bulan Ramadhan yang penuh berkah ini permintaan terus meningkat. Kakak tidak mengambil keuntungan yang besar agar bisa membantu UMKM penjual makanan, dan perputaran modal kakakku juga bisa berjalan dengan lancar.


Pic : story IG


JNE Memudahkan UMKM

Untuk pengiriman barang jarak dekat, biasanya Kakak menggantar sendiri ke pembeli atau pembeli datang ke rumah, untuk pengiriman jarak jauh, agar barang aman dan cepat sampai ke tangan pembeli kakak menggunakan jasa kirim barang JNE yang sudah terpercaya dan sudah 30 tahun mengabdi kepada negeri ini. Dengan adanya JNE para UMKM seperti Kakakku sangat terbantu sekali untuk pengiriman barang yang aman dan cepat sampai, karena selain harga pengiriman yang tidak mahal, juga sudah menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia dan JNE juga memberikan kemudahan pembayaran dengan sistem COD, yang dapat memudahkan pembeli yang tidak mempunyai rekening dapat membayar secara tunai ke kurir JNE, para pedagang atau seller juga mudah mencairkan pembayaran dari pembeli setelah dipotong biaya kirim COD.

Yuk Bantu UMKM

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, yuk bantu para UMKM dengan cara membeli produk - produk dari para UMKM, karena dengan membeli produk - produk dari para UMKM, Anda sudah turut serta membantu memajukan dan mengembangkan usaha para UMKM dan ikut serta membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan memajukan perekonomian bangsa Indonesia.


#JNE

#JNERAMADHAN2021

#Blogberkahramadhanantarkankebahagiaan

#Bahagiabersama


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Greenpeace Launching Aplikasi Panduan Haji dan Umrah Ramah Lingkungan: Green Hajj

Manggaavocado - Ummah for Earth Greenpeace Indonesia resmi melaunching Green Hajj aplikasi panduan ibadah haji dan umrah ramah lingkungan  tanggal 30 Juni 2022 di Co Hive gedung D-Lab, Jalan Riau No.1, Menteng, Jakarta Pusat.  Setelah penutupan ibadah haji selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19, tahun 2022 merupakan tahun pertama jemaah haji Indonesia bisa melaksanakan kembali ibadah haji ke tanah suci. Hal ini tentu sangat membahagiakan sekaligus menjadi pengingat untuk selalu menjaga kesehatan agar prosesi haji dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar hingga kembali ke tanah air dengan selamat dan mendapatkan haji yang mabrur. Selain masih menghadapi tantangan kesehatan seperti Covid-19 dalam prosesi haji dan umrah, ada juga tantangan besar lainnya yaitu tantangan lingkungan dan cuaca yang semakin panas akibat perubahan iklim global. Hal ini menunjukkan setidaknya dua hal kepada kita. Pertama, kita dan planet ini rentan terhadap perubahan iklim dan dapat menjadi bencana b...

Hana Maulida: Sosok di Balik Gerakan Kakak Aman Indonesia, Pemenang SATU Indonesia Awards 2024

Sumber : IG Kakak Aman “Mulai saja dari hal kecil, karena kadang yang kecil itu bisa berdampak besar.”— Hana Maulida Masih banyak anak muda zaman sekarang cuma sibuk scroll media sosial, dan tidak melakukan hal yang produktif. Tapi tidak semua anak muda seperti itu. Masih ada anak muda ditengah kesibukannya mencari nafkah melakukan hal produktif.    Hana Maulida, Perempuan asal Banten ini berhasil membuktikan kalau anak muda juga bisa punya kontribusi nyata buat masyarakat. Lewat semangatnya di bidang pendidikan, Hana berhasil meraih SATU Indonesia Awards 2024 dari PT. Astra International Tbk. Hana berhasil menjadi pemenang di bidang pendidikan, yaitu mendirikan Kakak Aman Indonesia. Sumber : SATU Indonesia Awards Siapa Sih Hana Maulida? Hana adalah sosok pendidik muda yang punya kepedulian besar terhadap isu perlindungan anak. Hana tumbuh di lingkungan yang membuatnya sadar, kalau masih banyak anak-anak Indonesia yang belum tahu cara melindungi diri dari kekerasan, terutama k...

Pemenang SATU Indonesia Awards ASTRA : Reza Permadi Mewujudkan Pariwisata Cerdas Atourin

                                                      Sumber foto : IG @repermadi Dari jejak kaki di gunung hingga jejak digital di dunia pariwisata, Reper membawa perubahan lewat Atourin. Reza Permadi Halim, yang akrab disapa Reper, memulai langkahnya sebagai mahasiswa Teknik Geologi Undip di tahun 2010. Selama menempuh studinya hingga lulus di tahun 2014, Reper sering mengelola beberapa tempat wisata termasuk pegunungan. Suatu hari di tahun 2014, Reper berangkat dari Jakarta dengan semangat untuk menaklukkan Gunung Semeru. Tas besar berisi perlengkapan mendaki sudah siap, begitu pula rencana perjalanan yang sudah matang.  Setibanya di Gunung Semeru, kenyataan tak sesuai harapan, jalur pendakian ternyata ditutup sementara. Reper kecewa, semua persiapannya seolah sia – sia. Namun di balik momen itu Reper menyadari satu hal, kalau saja ada platform y...